Sejarah Desa Tlutup

Menurut informasi dari kalangan tokoh masyarakat dan orang-orang tua, dari mulut ke mulut dan secara turun temurun yang dapat dijadikan sebagai nara sumber tentang sejarah berdirinya Desa Tlutup, telah dapat ditarik kesimpulan bahwa, Desa Tlutup dulunya merupakan satu wilayah perdukuhan yang bernama Dukuh Malang masuk kekuasaan Desa Kadilangu.

Kocap kacarito : pada suatu ketika terjadilah konflik antara orang-orang pedukuhan Malang dengan orang-orang Kadilangu (krajan-red) yang menyebabkan para tokoh dengan dukungan masyarakat di Dukuh Malang berkehendak memisahkan diri dari wilayah Desa Kadilangu.

Ada 3 (tiga) orang yang menjadi tokoh utama sebagai inisiator untuk segera mengakhiri konflik yang berkepanjangan, yaitu dengan pembentukan desa sendiri dan lepas dari kekuasaan Desa Kadilangu.

Dengan tekad bulat hendak memperbaiki nasib rakyat dan terlepas dari konflik berkepanjangan, setelah menempuh diplomasi, mediasi, negosiasi, koordinasi dan konsolidasi dengan melewati proses panjang, berbelit-belit dan berliku-liku, akhirnya Dukuh Malang berhasil lepas dari Kadilangu.

Berkat jasa 3 orang tersebut (dalam bahasa Jawa : telu ) yang telah berhasil dengan gemilang mengakhiri dan menutup ( di-tutup; Jawa) permasalahan/konflik dengan mendirikan dan membentuk desa baru, maka desa baru ini disebut Tlutup. Dalam bahasa Jawa wong “telu” kasil “nutup” yang digabung menjadi “telutup” dengan menghilangkan konsonan “e” menjadi Tlutup.

Nama-nama tokoh masyarakat yang pernah memimpin/Bekel/Petinggi/ Kepala Desa di Desa Tlutup sampai saat ini antara lain :

1. NGO TRUNO.

2. TIRTO LEKSONO.

3. WIRO TOWO.

4. KALIYO.

5. MAKNAWI.

6. HILMANI.

7. ABDUR ROSYID.

8. RONO REBAN.

9. ZAINI ( sampai Tahun 1975 )

10. DARIS ( 1975 – 1990 )

11. SUDIRO HP. ( 1990 – 2008 )

12. MATURI ( 2008 – 2015 )

13. KUNARSO (2015 – 2021)

About tlutup 14 Articles
Desa Tlutup Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati Jalan Juwana Tayu KM 11 Kode Pos 59153

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*